Tampilkan postingan dengan label Matematika Kelas 9. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Matematika Kelas 9. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Februari 2021

Contoh Soal Bangun Ruang

 

Biar makin paham tentang materi bangun ruang, yuk kita bahas bersama soal-soalnya. Di bawah ini sudah kami hadirkan contoh soal bangun ruang beserta jawaban dan pembahasannya. Langsung saja kita simak pembahasannya.

1. Diketahui volume sebuah kubus A adalah 729cm3. Jika panjang rusuk kubus B adalah sepertiga dari panjang rusuk kubus A, berapakah volume kubus B?

Pembahasan

Pertama, tentukan rusuk kubus A:

VA = rA3

729cm3 = rA3

rA = 3√729cm3

rA = 9cm

Kedua, tentukan rusuk kubus B:

rB = ⅓ rA

rB = ⅓ × 9cm

rB = 3cm

Lalu, hitung volume kubus B:

VB = rB3

VB = (3cm)3

VB = 27cm3

Jadi, volume kubus B adalah 27cm3.

2. Sebuah peti berbentuk balok memiliki panjang 200cm, lebar 100cm, tinggi 150cm. Jika setiap sisinya memiliki ketebalan 10cm. Berapakah volume peti tersebut yang bisa diisi?

Pembahasan

Ukuran yang bisa diisi adalah ukuran peti dikurangi ketebalan pada 6 sisi, yaitu:

2 sisi pada panjang (10cm kanan dan 10cm kiri),

2 sisi pada lebar (10cm depan dan 10cm belakang), dan

2 sisi pada tinggi (10cm atas dan 10cm bawah),

sehingga:

panjang = 200cm – 2×10cm = 200cm – 20cm = 180cm

lebar = 100cm – 2×10cm = 100cm – 20cm = 80cm

tinggi = 150cm – 2×10cm = 150cm – 20cm = 130cm

Maka, volume yang bisa diisi adalah

Volume = panjang × lebar × tinggi

Volume = 180cm × 80cm × 130cm

Volume = 1.872.000cm3

Jadi, volume peti tersebut yang bisa diisi adalah 1.872.000cm3

3. Sebuah prisma segitiga setinggi 10cm memiliki volume 80cm3. Jika 2 dari rusuk pada alas (sisi berbentuk segitiga) memiliki panjang yang sama dan membentuk sudut siku-siku. Tentukan panjang salah satu rusuk tersebut!

Pembahasan

Volume = luas alas × tinggi

tinggi = 10cm

Misal:

r1 = r2 = rusuk alas yang membentuk sudut siku-siku

Karena 2 rusuk pada sisi alas membentuk sudut siku-siku, maka:

luas alas = ½ × r1 × r2

luas alas = ½ × r1 × r1

luas alas = ½ × r12

Sehingga

Volume = luas alas × tinggi

80cm3 = ½ × r12 ×10cm

r12 = 2 × 80cm3 /10cm

r12 = 16cm2

r1 = √16cm2

r1 = 4cm 

Jadi, panjang salah satu rusuk yang membentuk sudut siku-siku pada alas prisma segitiga tersebut adalah 4cm.

4. Diketahui T adalah titik puncak pada limas segiempat T.ABCD yang memiliki volume 48cm3. Jika ABCD berbentuk persegi dan tinggi limas adalah 9cm, tentukan panjang AB.

Pembahasan

Volume = ⅓ × Luas Alas × Tinggi

48cm3 = ⅓ × AB2 × 9cm

AB2 = 3 × 48cm3 / 9cm

AB2 = 16cm3 

AB = √16cm3 

AB = 4cm

Jadi, panjang AB adalah 4cm.

5. Diketahui sebuah tabung A tinggi 10cm dan panjang jari-jari alas 7cm. Jika tabung B memiliki tinggi 20cm dan volume 2 kali lebih besar dari tabung A, tentukan diameter alas tabung B!

Pembahasan

Pertama, tentukan volume tabung A:

VA = π × rA2 × tA

VA = 22/7 × (7cm)2 × 10cm

VA = 1.540cm3

Sehingga

VB = π × rB2 × tB

2×VA = π × (½ dB)2 × tB

2×1.540cm3 = 22/7 × ¼ dB2 × 20cm

3080cm3 = 440cm/28 dB2

dB2 = 3080cm3 × 28 / 440cm

dB2 = 196cm2

dB = 14cm

Jadi diameter alas tabung B adalah 14cm.

6. Sebuah kerucut memiliki volume 4.620cm3. Jika panjang jari-jari alasnya adalah 21cm, hitunglah tinggi kerucut tersebut.

Pembahasan

V = ⅓ × π × r2 × t

4.620cm3 = ⅓ × 22/7 × (21cm)2 × t

4.620cm3 = 22 × 21cm2 × t

4.620cm3 = 462cm2 t

t = 4.620cm3 / 462cm2

t = 10cm

Jadi, tinggi kerucut tersebut adalah 10cm.

7. Andi membeli 2 jenis bola, yaitu 1 bola A dan 1 bola B. Bola A memiliki volume sebesar 38.808cm3. Jika jari-jari bola B adalah 3 kali jari-jari bola A. Berapakah volume bola B?

Pembahasan

Pertama, tentukan jari-jari bola A

VA = 4/3 × π × rA3

38.808cm3 = 4/3 × 22/7 × rA3

38.808cm3 = 88/21 × rA3

rA3 = 38.808cm3 × 21 / 88

rA3 = 38.808cm3

rA3 = 9.261cm3

rA = 21cm

Sehingga diperoleh:

rB = 3×rA

rB = 3×21cm

rB = 63cm

Kemudian, hitung volume bola B

VB = 4/3 × π × rB3

VB = 4/3 × 22/7 × (63cm)3

VB = 4/3 × 22/7 × (63cm)3

VB = 1.047.816cm3

Jadi, volume bola B adalah 1.047.816cm3.

Demikian beberapa contoh soal bangun ruang yang bisa kami sajikan pada kesempatan kali ini. Dengan mempelajari latiha soal di atas, diharapkan pembaca bisa lebih paham tentang materi bangun ruang.


TUGAS DAN ABSENSI

Setelah kalian simak pembahasan di atas, silahkan catatan dalam buku tulis dan dikumpulkan ketika luring/ tatap muka oleh guru kalian

untuk Absensi Silahkan isi di bawah:

Sabtu, 30 Januari 2021

Bangung Ruang BOLA (31/01/2021)


Hai Quipperian, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan tetap semangat, ya!

Siapa di antara Quipperian yang hobi bermain sepak bola? Sepak bola merupakan salah satu olahraga yang banyak digandrungi oleh semua kalangan, baik anak-anak, remaja, bahkan orang tua. Pernahkah kamu berpikir apa jadinya jika objek yang ditendang dalam permainan tersebut tidak berbentuk bola, melainkan kubus? Mungkin jadinya, sepak kubus ya!

Objek yang ditendang dalam permainan sepak bola sudah pasti berbentuk bola. Hal itu karena bola memiliki sebidang sisi lengkung yang tidak dimiliki oleh bangun ruang lain, sehingga memudahkannya untuk bergerak menggelinding. Jika sisinya bendanya berbentuk kubus, sudah pasti susah untuk bergerak, kan? Sebagai salah satu bangun ruang yang memiliki satu bidang sisi lengkung, bola juga memiliki volume layaknya bangun ruang lain, lho. Ingin tahu volume bola? Check this out!

Pengertian Bola

Sebelum membahas tentang volume bola, Quipperian harus tahu apa sih bola itu?

Bola merupakan bangun ruang sisi lengkung yang dibatasi oleh suatu bidang lengkung. Jika Quipperian ingin membuat bola, cobalah untuk memutar bangun setengah lingkaran sejauh 360o pada garis tengahnya. Hasil putaran itu seolah-olah akan membentuk suatu bangun yang disebut bola. Bola tidak memiliki titik sudut dan rusuk, melainkan hanya satu bidang sisi lengkung.

Volume Bola

Jika Quipperian ingin tahu volume bola, ikuti langkah-langkah berikut.

  1. Sediakan sebuah kerucut, bangun setengah bola, dan air. Bangun berbentuk setengah bola bisa kamu dapatkan dari hasil pemotongan bola di bagian diameternya. Nah, kerucut yang kamu gunakan harus memiliki diameter dan tinggi yang sama dengan diameter bola. Bagaimana cara membuat kerucutnya? Kerucut bisa kamu buat dari kertas karton atau lainnya.
  2. Isilah kerucut dengan air sampai penuh. Usahakan jangan sampai tumpah.
  3. Tuangkan air di dalam kerucut tersebut ke bangun setengah bola. Ulangi sampai bangun setengah bola penuh dengan air.

Dari percobaan sederhana tersebut, apa sih hal yang bisa kamu simpulkan? Jika percobaanmu sesuai dengan langkah yang telah disebutkan sebelumnya, hasilnya adalah bola akan penuh dengan air setelah kamu memasukkan air sebanyak dua kali dari kerucut. It means, volume setengah bola sama dengan 2 x volume kerucut. Secara matematis, dirumuskan sebagai berikut.

Keterangan:

V = volume bola (m3 atau cm3);

r = jari-jari bola (m atau cm); dan

d = diameter bola (m atau cm).

Perbandingan Volume Bola

Misalnya kamu memiliki dua buah bola yang berbeda jari-jarinya. Jika diminta untuk membandingkan volume keduanya, rumus apa yang harus kamu gunakan? Apakah kamu akan menghitung volume masing-masing bola? Bisa juga sih, tapi terlalu lama. Untuk membandingkan volume dua buah bola yang berbeda jari-jarinya, gunakan persamaan berikut.

Jadi, untuk membandingkan dua buah bola yang berbeda jari-jarinya, Quipperian cukup membandingkan jari-jari tersebut lalu dipangkatkan tiga. Mudah bukan?

Untuk mengasah kemampuanmu tentang volume bola, perhatikan contoh soal berikut.

Contoh Soal 1

Andi memiliki sebuah bola plastik. Bola tersebut diisi oleh udara sampai penuh. Volume udara yang dimasukkan di dalamnya adalah 38.808 cm3. Tentukan jari-jari bola tersebut!

Pembahasan:

Diketahui:

V = 38.808 cm3

Ditanya: r =…?

Jawaban:

Jadi, jari-jari bola tersebut adalah 21 cm.

Contoh Soal 2

Pak Heru ingin membeli bola untuk sepak bola di sekolahnya. Bola yang ingin dibeli Pak Heru harus memiliki panjang 68 cm – 70 cm. Tentukan volume bola minimal dan maksimal yang harus dibeli Pak Heru!

Pembahasan:

Diketahui:

K = 68 cm – 70 cm

Ditanya: volume bola minimal dan maksimal =…?

Jawaban:

Untuk mencari volume bola minimal dan maksimal, Quipperian harus mencari masing-masing volume bola yang panjangnya 68 cm dan 70 cm. Panjang bola dalam hal ini berarti keliling lingkaran. Tentukan dahulu jari-jari bolanya menggunakan keliling lingkaran.

 

  • Jari-jari bola minimal

 

 

  • Volume bola minimal

 

 

  • Jari-jari bola maksimal

  • Volume bola maksimal

 

Jadi, volume bola minimal dan maksimalnya berturut-turut adalah 5.08,17 cm3 dan 5.793,21 cm3.

Contoh Soal 3

Pembahasan:

Untuk mencari perbandingan volume bola sebelum dan sesudah diperkeci, gunakan persamaan berikut.

Jadi, perbandingan volume bola sebelum dan setelah diperkecil adalah 27 : 1.

Nah, itulah pembahasan Quipper Blog tentang volume bola. Bola merupakan bangun ruang yang mudah sekali untuk  dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Itulah mengapa materi bola penting untuk dipelajari. Untuk memudahkan Quipperian dalam memahami materi ini, cobalah untuk terus membaca dan berlatih mengerjakan soal. Dengan semakin sering berlatih, semakin mudah pula Quipperian untuk paham. 

TUGAS DAN ABSENSI

Setelah kalian simak pembahasan di atas, silahkan catatan dalam buku tulis dan dikumpulkan ketika luring/ tatap muka oleh guru kalian

untuk Absensi Silahkan isi di bawah: